Perjuangan Sekitar Kemerdekaan Indonesia

Beberapa peristiwa sebelum proklamasi kemerdekaan diantaranya dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang oleh sekutu, dipanggilnya tokoh Indonesia ke Dalat (Vietnam) oleh salah satu pimpinan militer Jepang, hingga penculikan Soekarno dan hatta ke Rengasdengkok.

Penculikan tersebut disebabkan terjadinya beda pendapat antara golongan muda dan tua dalam cara memproklamasikan kemerdekaan. Golongan tua ingin melakukannya melaui rapat PPKI dahulu sementara golongan muda tidak ingin melalui rapat karena curiga Jepang akan ikut campur. BPUKPI dan PPKI adalah organisasi yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, dan Jepang masih terlibat di dalammnya.

Setelah merdeka para tokoh Indonesia menyusun dasar negara, yang kemudian dikenal dengan sebutan Piagam Jakarta dengan isis sebagai berikut :

1.      Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya

2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab

3.      Persatuan Indonesia

4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Nama ada pihak-pihak yang keberatan dengan diterapkan syariat Islam, yaitu mereka yang anti dengan syariat Islam, orang orang non muslim dan munafiq. Padahal ada juga tokoh non muslim yang sepakat dengan piagam Jakarta. Akhirnya tanpa diadakan rapat lagi, tiba-tiba isi piagam Jakarta yang pertama diubah menadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

Setelah menyatakan diri merdeka melalui proklamasi, ternyata penjajah Eropa (Inggris, Belanda, dll), datang Kembali ke Indonesia untuk menjajah Kembali.

Maka terjadilah berbagai pertempuran dari tantara Indonesia dan rakyat, yang didukung oleh oara ulama, hingga santri. Perang mempertahankan kemerdekaan diantaranya :

1.      Pertempuran Ambarawa

2.      Pertempuran 10 November di Surabaya

3.      Pertempuran Bojong Kokosan

4.      Peristiwa Bandung lautan Api

5.      Pertempuran Medan Area

6.      Serangan Umum1 Maret di Yogyakarta

Salah satu strategi yang sukses adalah perang gerilya yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman. Perang gerilya adalah perang yang dilakukan secara tiba-tiba saat musuh lengah, lalu segera pergi saat musuh mulai melawan. Perang gerilya ini membuat pasukan sekutu kewalahan.

Kemudian ada juga resolusi Jihad dari KH. Hasyim Asyari, yang isinya adalah menyerukan kepada warga muslim di sekitar Surabaya untuk berjihad bahkan sampai mati untuk melawan sekutu. Ada juga Bung Tomo yang memberikan semangat kepada para pejuang melalui radio dengan menyampaikan pidato dan kaliamt takbir.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERJA SAMA NEGARA ANGGOTA ASEAN